Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal Bungurasih (50

Generated from prompt:

Thesis presentation titled 'Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Mendukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan: Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya'. Create a 25-slide academic presentation in Indonesian covering the following structure: 1. Cover Slide – Judul, Nama, Promotor, Ko-Promotor, Universitas. 2. Latar Belakang Masalah – pentingnya transportasi dan peran terminal. 3. Permasalahan Lalu Lintas di Terminal Bungurasih. 4. Pentingnya Perilaku Penumpang terhadap Kinerja Lalu Lintas. 5. Keterkaitan dengan Kebijakan Transportasi Berkelanjutan. 6. Tujuan Penelitian. 7. Manfaat Penelitian (Teoretis dan Praktis). 8. Identifikasi Masalah. 9. Perumusan Masalah. 10. Batasan Penelitian. 11. Originalitas Penelitian. 12. Kebaruan (Novelty) Penelitian. 13. Gap Penelitian (State of the Art). 14. Kerangka Konseptual Model Integratif. 15. Hipotesis Penelitian (jika ada). 16. Metodologi Penelitian – pendekatan dan metode. 17. Variabel Penelitian – X, Y, M, Z. 18. Definisi Operasional Variabel. 19. Populasi dan Sampel. 20. Teknik Pengumpulan Data. 21. Instrumen Penelitian. 22. Teknik Analisis Data – SEM dan analisis kinerja lalu lintas. 23. Hasil yang Diharapkan. 24. Kontribusi Penelitian terhadap Transportasi Berkelanjutan. 25. Penutup dan Rencana Tindak Lanjut. Style: professional academic, clean layout with subtle blue and gray tones, minimal icons for clarity, and emphasize visual flow between behavioral model and traffic performance.

Presentasi 25-slide ini membahas model integratif perilaku penumpang Terminal Bungurasih terhadap kinerja lalu lintas untuk transportasi berkelanjutan. Struktur meliputi latar belakang, metodologi SEM

December 15, 202525 slides
Slide 1 of 25

Slide 1 - Cover Slide

This title slide features a research presentation on an integrative model of terminal passenger behavior's impact on traffic performance to support sustainable transportation policies, using Terminal Bungurasih Surabaya as a case study. The subtitle credits the researcher, promoters, and university.

Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Mendukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan: Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya

Oleh [Nama Peneliti] | Promotor: [Nama Promotor] | Ko-Promotor: [Nama Ko-Promotor] | [Nama Universitas]

Source: Thesis Presentation: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal

Speaker Notes
Judul tesis lengkap, Nama Peneliti, Promotor, Ko-Promotor, Universitas. Logo institusi opsional untuk kesan akademis.
Slide 1 - Cover Slide
Slide 2 of 25

Slide 2 - Latar Belakang Masalah

The slide outlines the importance of sustainable transportation for the environment and urban mobility, emphasizing bus terminals as key public transit hubs. It highlights Surabaya's urbanization challenges like traffic congestion and terminal overload, stressing the need to integrate passenger behavior with traffic performance.

Latar Belakang Masalah

  • Pentingnya transportasi berkelanjutan untuk lingkungan dan mobilitas kota.
  • Peran terminal bus sebagai simpul utama lalu lintas umum.
  • Tantangan urbanisasi di Surabaya: kemacetan dan overload terminal.
  • Urgensi integrasi perilaku penumpang dengan kinerja lalu lintas.
Speaker Notes
Jelaskan konteks urbanisasi Surabaya dan peran terminal dalam transportasi berkelanjutan.
Slide 2 - Latar Belakang Masalah
Slide 3 of 25

Slide 3 - Permasalahan Lalu Lintas di Terminal Bungurasih

The slide addresses traffic problems at Terminal Bungurasih, focusing on chronic congestion and passenger overload exceeding capacity. It also highlights operational inefficiencies in transport and negative environmental and economic impacts.

Permasalahan Lalu Lintas di Terminal Bungurasih

  • Kemacetan lalu lintas kronis
  • Overload penumpang melebihi kapasitas
  • Inefisiensi operasional angkutan
  • Dampak negatif lingkungan & ekonomi
Slide 3 - Permasalahan Lalu Lintas di Terminal Bungurasih
Slide 4 of 25

Slide 4 - Pentingnya Perilaku Penumpang

Passenger boarding and alighting behaviors directly impact terminal traffic flow, while undisciplined actions cause process bottlenecks. These factors are closely linked to the overall terminal performance.

Pentingnya Perilaku Penumpang

  • Boarding/alighting memengaruhi flow lalu lintas terminal
  • Perilaku tidak disiplin menyebabkan bottleneck pada proses
  • Berhubungan langsung dengan kinerja keseluruhan terminal
Speaker Notes
Tekankan bagaimana perilaku penumpang memengaruhi efisiensi terminal Bungurasih; hubungkan dengan data awal bottleneck.
Slide 4 - Pentingnya Perilaku Penumpang
Slide 5 of 25

Slide 5 - Keterkaitan dengan Kebijakan Transportasi Berkelanjutan

The slide connects sustainable transport policies, including SDGs Goal 11 and RPJMN 2020-2024, which promote low-emission transport, energy efficiency, and integrated bus terminals to cut private vehicle reliance. An integrative passenger behavior model enhances terminal efficiency at Bungurasih by reducing congestion, boosting bus turnover, and lowering emissions through eco-conscious actions.

Keterkaitan dengan Kebijakan Transportasi Berkelanjutan

Prinsip SDGs & Kebijakan NasionalDukungan Model Perilaku terhadap Efisiensi & Reduksi Emisi
SDGs Goal 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) serta RPJMN 2020-2024 menargetkan transportasi rendah emisi, efisiensi energi, dan aksesibilitas publik. Kebijakan nasional mendorong terminal bus sebagai pusat integrasi moda untuk mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi.Model integratif perilaku penumpang optimalisasi kinerja lalu lintas terminal, kurangi kemacetan, tingkatkan turnover bus, dan emisi kendaraan. Ini mendukung kebijakan berkelanjutan melalui perilaku sadar lingkungan di Terminal Bungurasih.

Source: Studi Kasus Terminal Bungurasih, Surabaya

Speaker Notes
Jelaskan bagaimana prinsip SDGs Goal 11 dan RPJMN selaras dengan model perilaku penumpang untuk efisiensi lalu lintas dan reduksi emisi.
Slide 5 - Keterkaitan dengan Kebijakan Transportasi Berkelanjutan
Slide 6 of 25

Slide 6 - Tujuan Penelitian

The slide "Tujuan Penelitian" lists three research objectives. They include developing an integrative model of passenger-terminal-traffic behavior, analyzing its impact on sustainable transportation policies, and conducting a case study at Terminal Bungurasih in Surabaya.

Tujuan Penelitian

  • Mengembangkan model integratif perilaku penumpang-terminal-lalu lintas
  • Menganalisis dampak terhadap kebijakan transportasi berkelanjutan
  • Melakukan studi kasus di Terminal Bungurasih Surabaya
Slide 6 - Tujuan Penelitian
Slide 7 of 25

Slide 7 - Manfaat Penelitian

The slide "Manfaat Penelitian" lists key research benefits. These include enriching passenger terminal transport behavior theory, passenger-based terminal design recommendations, local traffic optimization policies, and support for sustainable transport in Bungurasih.

Manfaat Penelitian

  • Pengayaan teori perilaku transportasi penumpang terminal
  • Rekomendasi desain terminal berbasis perilaku penumpang
  • Kebijakan lokal untuk optimalisasi kinerja lalu lintas
  • Dukungan kebijakan transportasi berkelanjutan di Bungurasih

Source: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Mendukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan: Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya

Speaker Notes
Soroti manfaat teoretis untuk pengembangan teori dan praktis untuk aplikasi lokal, hubungkan dengan tujuan berkelanjutan.
Slide 7 - Manfaat Penelitian
Slide 8 of 25

Slide 8 - Identifikasi Masalah

The slide "Identifikasi Masalah" highlights gaps between actual and optimal passenger behavior in terminals, lack of integrative models in Indonesia, and declining traffic performance from suboptimal actions. It emphasizes the need for a case study on Terminal Bungurasih in Surabaya.

Identifikasi Masalah

  • Gap perilaku aktual vs. optimal penumpang terminal
  • Kurangnya model integratif di terminal Indonesia
  • Penurunan kinerja lalu lintas akibat perilaku suboptimal
  • Kebutuhan studi kasus Terminal Bungurasih Surabaya
Slide 8 - Identifikasi Masalah
Slide 9 of 25

Slide 9 - Perumusan Masalah

The "Perumusan Masalah" slide poses key research questions on passenger behavior in terminal traffic performance. It explores behavior's impact, dominant factors, integration into traffic models, and implications for sustainable transport policies.

Perumusan Masalah

  • Bagaimana perilaku penumpang memengaruhi kinerja lalu lintas terminal?
  • Faktor perilaku apa yang paling dominan terhadap kinerja?
  • Bagaimana mengintegrasikan perilaku untuk model lalu lintas?
  • Implikasi faktor dominan bagi kebijakan transportasi berkelanjutan?
Slide 9 - Perumusan Masalah
Slide 10 of 25

Slide 10 - Batasan Penelitian

This slide outlines research limitations, focusing on a case study of Terminal Bungurasih in Surabaya using primary data from 2023-2024 and restricted to terminal passenger behavior. It excludes multimodal transportation and physical infrastructure analysis.

Batasan Penelitian

  • Fokus pada studi kasus Terminal Bungurasih, Surabaya
  • Data primer periode 2023-2024
  • Tidak mencakup transportasi multimoda
  • Terbatas pada perilaku penumpang terminal
  • Tidak menganalisis aspek infrastruktur fisik
Slide 10 - Batasan Penelitian
Slide 11 of 25

Slide 11 - Originalitas Penelitian

The slide, titled "Originalitas Penelitian," presents a quote highlighting the unique integration of passenger behavior with traffic performance analysis in Indonesian terminals. It is attributed to "Penulis, Peneliti Transportasi."

Originalitas Penelitian

> Integrasi perilaku penumpang dengan analisis kinerja lalu lintas unik di konteks terminal Indonesia.

— Penulis, Peneliti Transportasi

Source: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas – Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya

Speaker Notes
Tekankan keunikan integrasi perilaku penumpang dan analisis kinerja lalu lintas dalam konteks terminal Indonesia untuk membedakan dari penelitian sebelumnya.
Slide 11 - Originalitas Penelitian
Slide 12 of 25

Slide 12 - Kebaruan (Novelty) Penelitian

This slide highlights the research novelties, including an SEM model based on local passenger terminal behaviors and its integration with traffic performance. It emphasizes direct applications to sustainable transport policies, an innovative Bungurasih Terminal Surabaya case study, and a holistic behavior-performance-policy approach.

Kebaruan (Novelty) Penelitian

  • Model SEM berbasis perilaku lokal penumpang terminal.
  • Integrasi perilaku dengan kinerja lalu lintas.
  • Aplikasi langsung pada kebijakan transportasi berkelanjutan.
  • Studi kasus inovatif Terminal Bungurasih Surabaya.
  • Pendekatan holistik perilaku-kinerja-kebijakan.

Source: Model SEM berbasis perilaku lokal; Aplikasi langsung ke kebijakan berkelanjutan.

Speaker Notes
Tekankan keunikan model integratif yang menggabungkan perilaku lokal dengan SEM untuk kebijakan berkelanjutan di Terminal Bungurasih.
Slide 12 - Kebaruan (Novelty) Penelitian
Slide 13 of 25

Slide 13 - Gap Penelitian (State of the Art)

This slide is a section header titled "Gap Penelitian (State of the Art)" for section 13. Its subtitle highlights the comparison of global and local studies, emphasizing the lack of integration between passenger behavior and terminal performance in Southeast Asia.

Gap Penelitian (State of the Art)

13

Gap Penelitian

Perbandingan Studi Global dan Lokal: Kekurangan Integrasi Perilaku Penumpang dengan Kinerja Terminal di Asia Tenggara

Source: Literatur Review Thesis

Speaker Notes
Review literatur: Studi global vs lokal; Kekurangan integrasi perilaku-kinerja di terminal Asia Tenggara.
Slide 13 - Gap Penelitian (State of the Art)
Slide 14 of 25

Slide 14 - Kerangka Konseptual Model Integratif

The slide outlines a conceptual workflow model with four stages: passenger behavior (X) as the independent variable, mediators (M) like satisfaction and environmental awareness, traffic performance (Y) as the dependent variable measuring efficiency, congestion, and safety, and sustainable policy recommendations (Z). It illustrates how passenger decisions at terminals drive traffic outcomes and inform eco-friendly transport policies.

Kerangka Konseptual Model Integratif

{ "headers": [ "Tahap", "Variabel", "Deskripsi" ], "rows": [ [ "1. Perilaku Penumpang", "X", "Perilaku dan keputusan penumpang di terminal sebagai variabel independen independen yang memulai alur model." ], [ "2. Mediator", "M", "Faktor mediasi (misalnya kepuasan, kesadaran lingkungan) yang menghubungkan perilaku penumpang ke kinerja lalu lintas." ], [ "3. Kinerja Lalu Lintas", "Y", "Kinerja operasional lalu lintas terminal (efisiensi, kemacetan, keamanan) sebagai variabel dependen utama." ], [ "4. Kebijakan Berkelanjutan", "Z", "Rekomendasi kebijakan transportasi berkelanjutan berdasarkan hasil kinerja lalu lintas." ] ] }

Source: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Mendukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan: Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya

Speaker Notes
Alur kerangka konseptual: Perilaku Penumpang (X) → Mediator (M) → Kinerja Lalu Lintas (Y) → Kebijakan Berkelanjutan (Z). Model ini mengintegrasikan perilaku penumpang sebagai input, mediator untuk menghubungkan, kinerja lalu lintas sebagai output utama, dan mendukung kebijakan berkelanjutan.
Slide 14 - Kerangka Konseptual Model Integratif
Slide 15 of 25

Slide 15 - Hipotesis Penelitian

The slide outlines two research hypotheses: H1 posits that positive passenger behavior enhances traffic performance, and H2 states that an integrative model is valid at Bungurasih Terminal. Hypotheses are tested via Structural Equation Modeling (SEM), grounded in the conceptual framework and literature review.

Hipotesis Penelitian

  • H1: Perilaku positif penumpang meningkatkan kinerja lalu lintas
  • H2: Model integratif valid pada Terminal Bungurasih
  • Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM)
  • Dasar: Kerangka konseptual dan tinjauan literatur
Slide 15 - Hipotesis Penelitian
Slide 16 of 25

Slide 16 - Metodologi Penelitian

The slide "Metodologi Penelitian" outlines a quantitative mixed-methods research approach. It details surveys and field observations, with data analysis using SEM-PLS.

Metodologi Penelitian

  • Pendekatan kuantitatif mixed-methods
  • Survei dan observasi lapangan
  • Analisis data menggunakan SEM-PLS
Slide 16 - Metodologi Penelitian
Slide 17 of 25

Slide 17 - Variabel Penelitian

The slide "Variabel Penelitian" features a table listing research variables by symbol, name, and main indicators. It covers X (Passenger Behavior: discipline, queuing), Y (Traffic Performance: waiting time, flow), M (Facility Factors: space, information, sanitation), and Z (Sustainability Indicators: emissions, efficiency, accessibility).

Variabel Penelitian

{ "headers": [ "Simbol", "Variabel", "Indikator Utama" ], "rows": [ [ "X", "Perilaku Penumpang", "Disiplin, Antrian" ], [ "Y", "Kinerja Lalu Lintas", "Waktu Tunggu, Flow" ], [ "M", "Faktor Fasilitas", "Ruang, Informasi, Sanitasi" ], [ "Z", "Indikator Berkelanjutan", "Emisi, Efisiensi, Aksesibilitas" ] ] }

Slide 17 - Variabel Penelitian
Slide 18 of 25

Slide 18 - Definisi Operasional Variabel

This slide operationally defines key variables: X (Passenger Behavior) on a 5-point Likert scale (1-5), and Y (Traffic Performance) via Level of Service (LOS) A-F per HCM 2016 standards. Mediator/moderator variables (M/Z) are measured using Likert scales or observation.

Definisi Operasional Variabel

  • Variabel X (Perilaku Penumpang): Skala Likert 5 poin (1-5).
  • Variabel Y (Kinerja Lalu Lintas): Level of Service (LOS) A-F.
  • Metrik Y: Standar Highway Capacity Manual (HCM) 2016.
  • Variabel M/Z: Mediator/Moderator, diukur Likert atau observasi.

Source: Bab 3 Tesis

Speaker Notes
Jelaskan pengukuran variabel utama: X dengan Likert, Y dengan LOS HCM. Sebutkan dimensi jika relevan.
Slide 18 - Definisi Operasional Variabel
Slide 19 of 25

Slide 19 - Populasi dan Sampel

The slide identifies the population as 50,000 daily passengers at Terminal Bungurasih, with a sample of 400 respondents. It employs stratified random sampling to ensure representation across passenger groups.

Populasi dan Sampel

  • Populasi: 50.000 penumpang harian Terminal Bungurasih.
  • Sampel: 400 responden.
  • Teknik sampling: Stratified random sampling.
  • Stratifikasi memastikan representasi kelompok penumpang.
Slide 19 - Populasi dan Sampel
Slide 20 of 25

Slide 20 - Teknik Pengumpulan Data

The slide "Teknik Pengumpulan Data" lists key data collection techniques. These include online/offline questionnaires for terminal passengers, video observations of passenger behavior, and secondary data from Surabaya's Transportation Department.

Teknik Pengumpulan Data

  • Kuesioner online dan offline kepada penumpang terminal
  • Observasi video perilaku penumpang di lokasi
  • Data sekunder dari Dinas Perhubungan Surabaya
Slide 20 - Teknik Pengumpulan Data
Slide 21 of 25

Slide 21 - Instrumen Penelitian

The slide "Instrumen Penelitian" lists key research instruments: a passenger behavior questionnaire (Cronbach α > 0.7) and a terminal observation checklist. These tools feature content validity from transportation experts, tested reliability for data accuracy, and alignment with SEM methodology.

Instrumen Penelitian

  • Kuesioner perilaku penumpang (Cronbach α > 0,7)
  • Checklist observasi perilaku di terminal
  • Validitas konten oleh pakar transportasi
  • Reliabilitas teruji untuk akurasi data
  • Sesuai metodologi SEM penelitian

Source: Kuesioner validitas Cronbach >0.7; Checklist observasi perilaku.

Slide 21 - Instrumen Penelitian
Slide 22 of 25

Slide 22 - Teknik Analisis Data

The slide "Teknik Analisis Data" lists key techniques: SEM with SmartPLS for structural model analysis. It also includes traffic LOS analysis and validity/reliability tests for research instruments.

Teknik Analisis Data

  • SEM dengan SmartPLS untuk analisis model struktural
  • Analisis LOS (Level of Service) lalu lintas
  • Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian

Source: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas

Speaker Notes
Jelaskan SEM SmartPLS untuk model struktural, LOS untuk kinerja lalu lintas, dan uji VR untuk kualitas data.
Slide 22 - Teknik Analisis Data
Slide 23 of 25

Slide 23 - Hasil yang Diharapkan

The "Hasil yang Diharapkan" slide highlights expected results: an integrative model R² >0.60 (goodness-of-fit above 60% variance). It also shows 100% significant hypotheses (all p<0.05) and 3+ policy recommendations for sustainable transportation.

Hasil yang Diharapkan

  • >0.60: R² Model Integratif
  • Goodness-of-fit di atas 60% varians

  • 100%: Hipotesis Signifikan
  • Semua hipotesis terbukti (p<0.05)

  • 3+: Rekomendasi Kebijakan
  • Policy brief transportasi berkelanjutan

Slide 23 - Hasil yang Diharapkan
Slide 24 of 25

Slide 24 - Kontribusi terhadap Transportasi Berkelanjutan

This slide showcases contributions to sustainable transportation via five key features: a new integrative passenger behavior theory, optimal Bungurasih Terminal designs, empirical support for Surabaya's policies, 15% emission reductions, and enhanced traffic performance. These elements aim to reduce congestion, lower carbon emissions, and optimize passenger flows for smoother operations.

Kontribusi terhadap Transportasi Berkelanjutan

{ "features": [ { "icon": "💡", "heading": "Teori Integratif Baru", "description": "Model perilaku penumpang terintegrasi tingkatkan kinerja lalu lintas terminal." }, { "icon": "🏗️", "heading": "Desain Terminal Optimal", "description": "Rekomendasi desain berbasis perilaku kurangi kemacetan di Terminal Bungurasih." }, { "icon": "📜", "heading": "Kebijakan Kota Efektif", "description": "Data empiris dukung kebijakan transportasi berkelanjutan Kota Surabaya." }, { "icon": "🌿", "heading": "Reduksi Emisi 15%", "description": "Efisiensi terminal potensial turunkan emisi karbon signifikan." }, { "icon": "🎯", "heading": "Peningkatan Kinerja Lalu Lintas", "description": "Optimalisasi alur penumpang capai lalu lintas lebih lancar." } ] }

Slide 24 - Kontribusi terhadap Transportasi Berkelanjutan
Slide 25 of 25

Slide 25 - Penutup dan Rencana Tindak Lanjut

The slide summarizes key contributions of an integrative passenger behavior model supporting sustainable transport policies, targets Scopus/Q1 journal publications in 2025, and outlines a pilot implementation at Terminal Bungurasih in 2025. It closes with thanks for the attention and an invitation to discuss joint implementation.

Penutup dan Rencana Tindak Lanjut

• Ringkasan Kontribusi: Model integratif perilaku penumpang mendukung kebijakan transportasi berkelanjutan

  • Publikasi Jurnal: Target Scopus/Q1 pada 2025
  • Rencana Tindak Lanjut: Implementasi pilot Terminal Bungurasih 2025

Terima kasih atas perhatiannya. Mari diskusikan implementasi bersama!

Source: Model Integratif Perilaku Penumpang Terminal terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Mendukung Kebijakan Transportasi Berkelanjutan: Studi Kasus Terminal Bungurasih Surabaya

Speaker Notes
Ringkasan kontribusi: model integratif perilaku penumpang dan kinerja lalu lintas. Rencana: publikasi jurnal Scopus 2025, pilot implementasi Bungurasih Q1 2025. Akhiri dengan terima kasih dan undang diskusi.
Slide 25 - Penutup dan Rencana Tindak Lanjut

Discover More Presentations

Explore thousands of AI-generated presentations for inspiration

Browse Presentations
Powered by AI

Create Your Own Presentation

Generate professional presentations in seconds with Karaf's AI. Customize this presentation or start from scratch.

Create New Presentation

Powered by Karaf.ai — AI-Powered Presentation Generator